“Tolong doain ya”, permintaan itu seringkali kita dengar dari teman atau keluarga kita. Tapi berapa banyak permintaan seperti itu yang sungguh kita responi dengan doa? Permintaan doa memang sering menjadi basa-basi di lingkungan orang Kristen. Yang minta didoakan juga tidak sungguh2 berharap didoakan, dan yang mendengar juga tidak sungguh2 menanggapinya.
Mungkin ada 2 masalah yang lebih dalam di balik itu. Pertama, kita cenderung egois. Kita berdoa untuk diriku, kebutuhanku, pergumulanku, kesedihanku, dan keinginanku. Kita tidak terlalu peduli dengan kebutuhan, pergumulan, kesedihan orang lain. Maka dengan cepat kita lupa ada orang yang minta didoakan.
Kedua, kita mungkin meragukan kuatnya dosa dan kuasanya doa. Kita beranggapan “ah, nggak didoain juga nggak ada apa2” (kuatnya dosa?) dan “ah, didoain juga nggak ada perbedaan apa2” (kuasanya doa?). Maka orang lain kita kesampingkan dari daftar doa kita.
Kita lupa kuatnya dosa, ngerinya iblis, yang mengintai dan ingin menghancurkan setiap kita. Tidak ada pengecualian, tiap kita berada dalam daftar keinginan iblis. Dia oportunis sejati yang terus mencari waktu yang tepat.
Kita meragukan kuasanya doa, seruan kepada Allah yang berkuasa, kepada Allah yang mendengar, dan kepada Allah yang menjawab doa. Kita ragu bahwa Allah bekerja menjawab doa yang dinaikkan dengan iman kepada Dia.
Kalau kita ingat dan percaya 2 hal di atas, bahwa tiap kita bisa dijatuhkan oleh iblis dan bahwa ada anugrah Allah yang kita minta melalui doa, kita akan berdoa dengan lebih sungguh bagi orang2 di sekitar kita.
Mulailah berdoa, bukan hanya untuk kebutuhan, keinginan, pergumulan kita, tapi doakan kehidupan rohani kita. Doakan kehidupan rohani keluarga kita. Doakan orang2 yang minta didoakan. Bahkan doakan orang2 yang kita ingat. Doakan supaya kita semua dijauhkan dari pencobaan, disertai dalam lembah kekelaman, dikuatkan untuk hidup dekat dengan Tuhan.
Kalau saja kita lebih banyak saling mendoakan, ada banyak pekerjaan setan yang dihancurkan dan pekerjaan Tuhan dinyatakan.
6 comments:
Yah KoJe, baru saya mau tulis artikel ini, sama persis sama yang saya pikirkan...soalnya orang cuman basa basi, it's a gimmick - christian gimmick. Cuman keliatan rohani aja...iya nanti saya doain..tapi ngak benar-benar di doain...
Silakan tulis dari sisi lain :-) or you can say the same thing differently, right?
fenomena orang kristen jaman sekarang
Done done :)
bener bgt ko, setuju...
tinggal tindakannya aja ni yg susah.
untuk terus berdoa, selalu ingat, selalu sadar dan waspada,...
Biar Roh Kudus senantiasa menolong kita berdoa, dengan kesadaran akan pentingnya doa dan bahayanya dosa.
Gbu ko.
widdy
Aku cuma merasa kita, termasuk aku, sering terlalu menganggap enteng hidup Kristen. Rasanya kita bisa hidup benar, hidup suci, tanpa bergantung penuh sama Tuhan.
Gbu too Wid. Udah lama banget nih kita nggak ketemu :-)
Post a Comment