Saturday, October 19, 2013

12 Tahun dan Hanya 10 yang Lulus…?

Saya iseng-iseng melihat daftar disertasi yang ada di perpustakaan TTC. Dari sekian banyak disertasi, hanya ada sepuluh disertasi Doctor of Theology (D.Th) dari alumni TTC. Artinya baru sepuluh orang yang lulus program D.Th di TTC! Ada belasan disertasi lain yang juga dibimbing dan dibuat di TTC tapi bukan sebagai alumni TTC melainkan ATESEA Theological Union (dulu SEAGST). TTC memang bekerja sama dengan ATESEA dan merupakan salah satu tempat yang menyediakan bimbingan bagi mereka yang mengambil gelar Doctor of Theology (D.Theol) di ATESEA.

Program D.Th di TTC dimulai tahun 2001 – sudah dua belas tahun! Sampai sekarang ternyata baru meluluskan sepuluh orang. Setahu saya, ada banyak mahasiswa program D.Th yang mandeg di tengah jalan dan akhirnya tidak lulus. Selama disini sejak tahun 2009 saja, saya sudah melihat dua yang gagal dan dua yang mulai mandeg.

Beberapa fakta lagi:

- Dari sepuluh orang itu, yang pertama kali lulus ternyata adalah orang Indonesia (tahun 2006)!

- Dari sepuluh orang itu, empat di antaranya adalah orang Indonesia (artinya yang terbanyak), sisanya dari Singapore, Filipina, India, dan mungkin Korea (saya agak sulit menebak nama-namanya dari negara mana).

- Keempat orang Indonesia itu dinyatakan lulus disertasinya tahun 2006 (bidang Perjanjian Baru), 2010, 2012 dan 2013 (semuanya dalam bidang Teologi). Artinya belum ada yang dari bidang Perjanjian Lama?!

- Sekarang ini ada tiga orang Indonesia yang mengambil program D.Th di TTC, dan semuanya dalam bidang Perjanjian Baru!

- Sekarang ini, kalau saya tidak salah, ada tujuh mahasiswa program D.Th TTC yang masih belum lulus (selain itu ada empat mahasiswa program D.Theol ATESEA yang dibimbing di TTC). Tujuh orang itu berasal dari Indonesia, Korea, Malaysia, dan USA. Dari tujuh orang ini, ada dua yang sudah menunjukkan tanda mungkin akan ‘gugur’.

Terus terang… saya juga tidak yakin bisa sampai selesai. Only by God’s grace!

Sekian hasil ‘penelitian’ iseng-iseng sambil bengong :-)

7 comments:

Anton Triyanto said...

Ko Je, bakal di PL apa PB? atau BT?

Anonymous said...

Lho, bukan 'bakal' tapi 'udah' di PB!
Btw, emang BT itu apa?

Anton Triyanto said...

Biblical Theology ko..

codemaster said...

Kira-kira, kenapa sedikit yang tertarik menekuni PL?
- Dirasa kurang relevan, terlalu kuno?
- Berita Injil tidak sejelas PB?
- Kesulitan dalam bahasa Ibrani?
- ...

Anonymous said...

Wah saya kurang jelas haha.. Bisa banyak faktor. Beberapa orang bilang ketertarikan mereka pada bidang tertentu mulai dari sekolah teologi yang pertama. Jadi dipupuk di situ. Ada juga yang mengambil bidang tertentu karena di institusinya bidang itu dibutuhkan, misalnya di STT tempat dia kurang dosen bidang itu. Ada juga yang merasa minatnya memang di situ, jadi selalu suka ketika membaca buku2 bidang itu. Ada juga memang yg pertimbangannya agak praktis, spt mana yang lebih mudah dll. Tapi menurut saya mudah atau susah itu relatif, kalau gak minat pasti jadi susah.

Hario said...

Jangan patah semangat Ko! Anda bisa menjadi yang ke-11 ;)
Good luck. Best prayer for you!

Anonymous said...

Haha.. tenang saya belom patah semangat! :-)

Pasti bukan yang ke-11 sih, udah ada yang antri mau lulus juga. Kayaknya saya bisa jadi yang ke-14 atau 15 haha...