Sunday, November 30, 2014

Renungan: Kisah Para Rasul 16

Tulisan ini adalah bagian dari seri renungan harian (Kisah Para Rasul 13-28) yang saya tulis untuk diterbitkan di dalam GEMA periode ini (sedikit saya edit).


Kitab ini disebut “Kisah Para Rasul” karena menceritakan tindakan-tindakan dari para rasul memberitakan keselamatan dalam Yesus Kristus. Tetapi, di saat-saat yang penting, selalu nampak jelas campur tangan Allah yang memimpin mereka melalui Roh Kudus. Itu sebabnya ada yang mengatakan bahwa seharusnya kitab ini disebut “Kisah Roh Kudus”! Adalah Roh Kudus yang bertindak melalui para rasul.

Demikian pula di dalam bagian ini. Roh Kudus mencegah mereka memberitakan Injil di Asia dan mengarahkan mereka pergi ke Makedonia (16:6-10).

Dalam segala hal, ada waktunya Tuhan. Suatu kali nanti, Asia akan menerima berita Injil, tetapi bukan saat itu. Setiap kita juga ada bagiannya masing-masing. Pergi ke Asia adalah hal yang baik, tetapi tidak semua yang baik harus dikerjakan saat itu juga. Bagian Rasul Paulus saat itu adalah Makedonia dan bukan Asia.

Prinsip di atas berlaku atas segala hal dalam hidup kita. Semua jenis pelayanan baik. Demikian pula ada banyak jenis karir dan bisnis yang baik. Tetapi, mana yang harus kita kerjakan? Lalu apakah sekarang waktunya Tuhan? Demikian pula halnya dalam mencari pasangan hidup, menikah, punya anak, dan lain-lain. Mungkin bukan sekarang waktunya atau mungkin bukan bagian kita. Kita harus selalu memohon pimpinan Tuhan dan memiliki keinginan untuk taat.

Mengikuti pimpinan Tuhan juga bukan berarti semua pasti lancar. Setelah mengikuti pimpinan Tuhan pergi ke Makedonia, Paulus mengalami lagi penganiayaan di sana! Akan tetapi, dia tetap taat memberitakan Injil dan memuji Allah. Maka kuasa Allah pun dinyatakan bagi mereka!

Seperti inikah hidup kita? Mari mohon supaya Tuhan memberikan kepada kita hati yang taat dan memuji Allah dalam keadaan apapun.

No comments: