Wednesday, July 11, 2018

The Conviction to Lead–Albert Mohler

Albert Mohler, The Conviction to Lead: 25 Principles for TheConvictionToLeadMohlerLeadership that Matters (Minneapolis: Bethany House, 2012), 220 pages.


Saya tertarik membaca buku ini karena dua hal.

Pertama, karena saya sadar bahwa menjadi gembala GKY Green Ville is no joke. Saya perlu mencari pertolongan dari orang lain untuk mengajari saya bagaimana memimpin. Tetapi, saya memilih untuk belajar dari orang yang saya percaya kualitas dan keyakinannya. Albert Mohler memenuhi kriteria itu.

Kedua, karena kisah dramatis di awal kepemimpinan Albert Mohler. Dia dipercaya untuk menjadi presiden dari Southern Baptist Theological Seminary pada usia 33 tahun di tahun 1993. Saat itu SBTS sudah berusia 144 tahun! Mohler sendiri baru empat tahun sebelumnya lulus dengan PhD dari sekolah itu. Dia diminta untuk membalikkan total arah dari seminari itu kembali kepada keyakinan iman semula dan dia harus menghadapi tentangan luar biasa dari mahasiswa dan hampir semua dosen yang ada. Sejak hari pertama dia memimpin, mahasiswa sudah berkumpul untuk demonstrasi dan setiap saat ada wartawan di depan kantornya. Hampir semua dosen kemudian mengundurkan diri. Tetapi, Mohler kemudian berhasil menjadikan SBTS kembali menjadi sekolah yang besar.

Buku ini berisi 25 bab pendek, masing-masing hanya sekitar 6-8 halaman. Setiap bab bisa dibaca dalam waktu singkat. Bahkan saya merasa buku ini sebaiknya dibaca sedikit demi sedikit daripada sekaligus. Tentu tidak semua bab itu bisa diterapkan di dalam semua konteks. Tetapi, banyak di antaranya yang memberikan inspirasi.

Hal paling penting yang menjadi dasar dari semua bab di dalam buku ini adalah seorang pemimpin harus memimpin berdasarkan keyakinan. Kepemipinan dimulai dengan tujuan dan bukan rencana. Keyakinan dan tujuan itulah yang harus terlihat dari seorang pemimpin dan menginspirasi orang yang dipimpinnya.

Kemudian dia membahas banyak hal mengenai tantangan, kesempatan, dan sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Berikut adalah beberapa judul bab dalam buku ini untuk memberikan gambaran:

Leaders Understand Worldviews

Leaders Are Thinkers

Leaders Are Teachers

The Leader and Power

Leaders Are Managers

The Leader as Writer

The Digital Leader

Sejujurnya dia meletakkan standar yang sangat tinggi – yang membuat saya ngeri. Tetapi, dia bukan menulis dari menara gading. Jelas bahwa apa yang dia tulis sudah dan sedang dia jalankan. He walks the talk.

Saya merasa perlu waktu lebih lama untuk membuat merenungkan apa yang dia tulis.

Recommended!

No comments: