Sunday, March 04, 2012

Sekilas Mengintip Hati Allah

Banyak orang akan dengan mudah setuju bahwa doa adalah komunikasi dengan Allah. Tapi
pernahkah berpikir apa artinya itu?

Ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, salah satu yang kita lakukan adalah memberikan informasi. Tapi kita tidak perlu memberikan informasi kepada Allah karena Allah tahu semuanya. Lalu apa yang kita lakukan?

Mungkin lebih tepatnya kita bercerita. Orang tua bisa tahu semua yang dilakukan anaknya yang masih kecil di halaman karena dia mengamati terus waktu anaknya bermain. Tapi dia senang ketika anaknya datang dan bercerita apa yang terjadi. Anak itu bukan memberikan informasi, orang tuanya tidak perlu itu, tapi dia bercerita. Dan itu menyenangkan. Orang tua juga bisa tahu kalau anaknya dihina dan disakiti oleh teman-temannya. Tapi walaupun dia tahu, dia mau anaknya datang dan bercerita apa yang terjadi. Orang tuanya ingin merasakan kepedihan anaknya, dan ingin ikut menghibur anaknya.

Itulah doa! Kita bercerita kepada Allah! Sampai disini sudah luar biasa. Tapi mari kita maju selangkah lagi.

Lalu apa yang Allah sampaikan kepada kita?

Ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, sambil kita mendengar perkataan orang itu. sambil kita melihat gerak-geriknya, mimiknya, matanya. Semua itu adalah jendela untuk lebih mengenal dia, jendela untuk mengintip siapa sebenarnya dia, apa yang dia sedang pikirkan dan rasakan. Maka selesai komunikasi, kita makin mengenal orang itu. Atau bagi orang tua, reaksinya waktu mendengar cerita anaknya, senyumannya, kalimat penghiburannya, pelukannya, membuat anaknya makin mengenal dia. Itulah komunikasi, melalui jendela yang terbuka – perkataan, mimik, gerak-gerik, mata – kita mengintip ke dalam hati orang itu.

Pada waktu kita berkomunikasi dengan Allah, mengejutkan bahwa itulah yang terjadi! Ternyata kita bukan hanya bercerita kepadanya, membuat Dia senang atau sedih mendengar cerita kita. Tetapi Allah berespon! Walaupun tidak dengan suara yang terdengar, tidak dengan pelukan yang bisa dirasakan, tapi dengan caraNya sendiri Dia membuka jendela untuk kita melihat hatiNya, mengintip sekilas akan apa yang Dia inginkan!

Betapa sayangnya banyak orang Kristen tidak mengalami itu di dalam doa. Kita datang dengan agenda sendiri. Kita datang dengan setumpuk keluhan. Kita datang dengan terburu-buru. Kita datang dengan asal-asalan. Kita tidak pernah berkomunikasi dengan Allah!

Berceritalah kepada Allah, Dia mau mendengar. Dan lihatlah bagaimana Dia membuka jendela untuk kita sekilas mengintip hatinya. Kita mungkin kaget, kita mungkin sedih, kita mungkin tertusuk ketika melihat isi hati Allah…. Tapi bagaimanapun reaksi kita, apapun yang kita lihat, kita akan selalu menemukan KASIH di situ.

Selamat berdoa!