Thursday, March 01, 2012

Reaching Out Without Dumbing Down - Marva Dawn

Marva Dawn adalah seorang teolog yang juga praktisi musik di gereja Lutheran. Ia memimpin paduan suara dan menyusun liturgi untuk ibadah di gerejanya. Maka menulis tentang worship adalah menulis sesuatu yang sangat dekat dengan hatinya.

Di dalam pembukaan bukunya dia menulis bahwa buku ini ditulis terutama untuk gereja2 liturgical di Amerika karena worship wars paling berkecamuk adalah di dalam gereja2 itu.

Ada banyak tekanan dari berbagai pihak untuk membuang sama sekali liturgi, lagu himne, dan segala hal yang berbau ‘tradisional’ dari dalam ibadah. Dengan sangat baik, Dawn menjelaskan bagaimana culture di sekitar kita sudah mempengaruhi kita untuk menjadi konsumen di dalam gereja. Dan gereja berlomba untuk memenuhi kebutuhan konsumen tanpa pernah bertanya apa dampaknya.

Dawn menjelaskan pentingnya mengembalikan worship ke posisi yang semula yaitu sebagai ibadah kepada Tuhan. Worship bukan untuk manusia, bukan untuk kesenangan kita, bukan untuk ‘menarik orang baru’, tapi untuk menyembah Tuhan.

Walaupun pendekatan dia boleh disebut dari sisi ‘tradisionalis’ tapi berulang kali Dawn mengulang bahwa dia tidak menentang segala usaha menjadikan worship kontemporer. Yang dia tentang adalah mengambil mentah2 semua ajakan untuk membuat worship menjadi kontemporer dan relevan dengan membuang semua elemen tradisi dan litugi di dalam gereja tanpa memikirkan konsepnya, dampaknya, dan maksudnya.

Buku ini membuat saya makin yakin kita perlu memperbarui ibadah di dalam gereja kita masing2. Tapi kita harus berpikir dengan keras, menganalisa culture di sekitar kita, memikirkan makna tiap elemen liturgi, menggali kekayaan tradisi gereja dan memikirkan bagaimana itu mendidik jemaat, dan mengevaluasi apakah kita setia pada Tuhan sambil melakukan semuanya. Banyak gereja berpegang pada ‘asal lagu himne, asal liturgi tradisional’. Banyak gereja sebaliknya ‘asal kontemporer, asal anak muda suka’. Dua2nya sering tidak berpikir dengan baik apakah worship mereka setia kepada Tuhan dan relevan dengan culture. Bagi Dawn, kita harus 'Reaching Out' dengan memikirkan bagaimana worship kita relevan tapi jangan 'Dumbing Down' dengan mengikuti pola dunia yang membodohkan.

Satu2nya kekurangan buku ini, menurut saya dia banyak mengulang2 point yang seharusnya sudah jelas. Tapi terlepas dari itu, ini buku yang sangat baik. Bukan hanya untuk mereka yang terlibat dalam pelayanan worship tapi bagi semua orang Kristen untuk membuat kita berpikir tentang ibadah kita dan juga kritis terhadap berbagai hal di dalam culture kita. Highly recommended!